Tentang Audio dan Agent

Earcon menggunakan kombinasi terstruktur dari not/nada yang disebut Motives untuk merepresentasikan aksi dan objek. Ada dua tipe kombinasi earcon yaitu: Compound earcon. Earcon ini menggabungkan motif yang berbeda untuk membuat suatu aksi yang spesifik.



Masalah yang ada pada pemaduan suara yaitu:
  • User sangat sensitif terhadap variasi dan informasi suara. Oleh sebab itu mereka tidak dapat memberikan toleransi atas ketidaksempurnaan pemadu suara.
  • Output dalam bentuk suara tidak dapat diulang atau dicari dengan mudah.
  • Meningkatkan keberisikan pada lingkungan kantor atau bila menggunakan headphone maka akan meningkatkan biaya.

Audio Non Speech digunakan sebagai alarm dan warning, atau status information. Penampilan informasi yang redundan dapat meningkatkan kinerja user. Contohnya, user dapat mengingat suara yang mencerminkan icon tertentu, tapi bukan tampilan visualnya

Soundtrack adalah suatu word processor dengan sebuah interface auditory yang didesain untuk user yang bermasalah dengan alat visualnya. Tiap sel memiliki tone yang berbeda jika kursor ada di sel tersebut.

Penggunaan Audio Non Speech
Perkataan (Speech) banyak ditambahkan dalam tampilan interface. Speech ini dalam interface berguna untuk keadaan:
  • Tangan user sibuk
  • Mata user harus memperhatikan sesuatu
  • Kondisi yang tidak memungkinkan menggunakan keyboard, misal: meja tempat user bekerja banyak tumpukan kertas.
Auditory Icons (Ikon bersuara) menggunakan suara alami untuk merepresentasikan tipe objek dan tindakan yang berbeda pada interface. Pada perusahaan SonicFinder, ikon auditori digunakan untuk merepresentasikan desktop objek dan aksi. Contoh : suara benturan digunakan untuk aksi membuang sesuatu ke keranjang sampah. User harus mempelajari suara-suara ini dengan menebak aksi yang biasa terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Permaslahan ikon bersuara adalah beberapa objek dan aksi tidak memiliki kejelasan suara alami untuk mengidentifikasikannya. Pada perusahaan SharedArk, sound digunakan dalam 3 hal, yaitu:
  1. Konfirmasi aksi
  2. Informasi status
  3. Petunjuk navigasi
Suara penegasan menyediakan informasi yang redundan yang akan meningkatkan umpan balik. Proses dan state information sound ada dalam 2 level yaitu:
  • Global sound. Merepresentasikan state ke suluruh sistem dan dapat didengar dari mana saja
  • Local sound. Spesifik untuk eksperimen khusus dan berubah saat user mengubah 1 eksperimen ke eksperimen lain.
Informasi navigasional diletakkan di mana saja dalam sistem, yang akan didengar semakin keras jika user bergerak mendekat. Volumenya akan semakin pelan bilamana user menjauh. Alternatif penggunaan suara alami lainnya dengan menggunakan earcon. Earcon menggunakan kombinasi terstruktur dari not/nada yang disebut motives, untuk merepresentasikan aksi dan objek.
Ada dua tipe kombinasi earcon yaitu:
  • Compound earcon. Earcon ini menggabungkan motif yang berbeda untuk membuat suatu aksi yang spesifik.
  • Family earcon. Earcon ini menampilkan compound earcon yang setipe. Contoh : kesalahan pada operating system dan sintaks berada dalam “error family”
Jenis earcon yang serupa merepresentasikan kelas aksi yang serupa atau objek yang serupa. Family earcon mengandung kesalahan sintaks dan sistem operasi. Earcon dapat dengan mudah dikelompokkan dan dieprbaiki menurut tata aturan alami komposisi dan hierarki. Sulit untuk mengasosiasikan dengan tugas antarmuka karena tidak ada pemetaan alaminya.

Lingkungan aplikasi pemadu suara :
  • Bagi tunanetra, pemadu suara menawarkan media komunikasi dimana mereka dapat memiliki akses yang tidak terbatas.
  • Lingkungan dimana visual dan haptic skill user sedang berfokus pada hal lain. Contohnya: sinyal bahaya pada kokpit pesawat udara.
1. Apa fungsi speech dan non-speech?
Speech dalam interface berguna untuk keadaan:
- Tangan user sibuk
- Mata user harus memperhatikan sesuatu
- Kondisi yang tidak memungkinkan menggunakan keyboard, misal: meja tempat user bekerja banyak tumpukan kertas.
dan Non speech audio digunakan sebagai alarm dan warning atau status informasi. Misal: beep dan bops menunjukkan status kerusakan atau tanda bahaya atau kesalahan pengetikan dengan bunyi klik pada tombol.

2. Apakah manfaat penggunaan agent dalam tampilan interface?
Agent membantu user dalam penggunaan interface
• Manipulasi langsung User memulai tindakan dan menggunakan agent secara langsung • Manajemen tidak langsung Proses kerja sama dimana manusia dan komputer bersama-sama memulai tindakan.

Personal assistant merupakan agent yang termasuk autonomous agent yang membantu user untuk menyelesaikan tugas. Sifat personal assistant antara lain:

• Tingkatannya bisa diubah 
• Menggunakan petunjuk 
• Menggunakan inisiatif

Jangan Lupa Subcribe, Klik Tombol Youtube

closeKawan Jangan Lupa Amal, Klik Iklannya